Polres Lobar Ungkap Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika, Ternyata Oknum Kepala Dusun di Sekotong

by -0 views

Lensainfo.com – Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Lobar melakukan Penangkapan terhadap terduga tindak pidana narkotika di salah satu warung makan di Dsn. Pelangan Barat I, Ds. Pelangan Kec. Sekotong Kab. Lombok Barat, Selasa (16/6).

Dari hasil penggeledahan terhadap terduga pelaku berinisial SA, laki-laki 32 tahun, ternyata merupakan oknum Kepala Dusun di Ds. Pandanan, Kec. Sekotong, Kab,Lombok Barat.

Kasat Resnarkoba Polres Lobar Iptu Faisal Afrihadi, SH mengatakan dari tangan terduga pelaku, diketemukan membawa benda yang diduga narkotika, Rabu (17/6).

“Pengungkapan bermula informasi dari masyarakat Ds. Pelangan, kec. Sekotong kab. Lombok Barat, bahwa akan ada transaksi ada narkotika jenis shabu di TKP,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kasat menjelaskan bahwa Informasi yang diperoleh, di salah satu rumah makan yang berada di Dsn. Pelangan barat I, ada transaksi narkotika jenis shabu.

“Menindak lanjuti informasi tersebut, team opsnal langsung menuju ke TKP untuk melakukan penyelidikan,” bebernya.

Setelah dilakukan pengintaian di sekitar TKP, dilihat terduga sedang duduk di salah satu rumah makan, kemudian dengan sigap anggota opsnal lansung melakukan upaya penangkapan.

“Dari hasil penggeledahan badan disekitar TKP, di ketemukan dalam genggaman tangan kiri terduga pelaku satu klip plastik transparan yang di dalamnya berisi kristal bening, yang di duga narkotika jenis shabu.

Pada saat penggeledahan di saksikan oleh saksi-saksi umum saat itu, selanjutnya terduga dan barang bukti diamankan dimako Polres Lombok Barat.

“Terduga pelaku langsung diamankan, untuk dimintai keterangan guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” imbuhnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yaitu satu buah klip plastik transparan yang di dalamnya berisi kristal bening yang di duga narkotika jenis shabu-shabu, dengan berat bruto 1,03 gram.

“Satu unit HP Merk SIAOMI warna putih hitam, satu buah tas slempang warna hitam abu yg berisi 1 (satu) buah dompet warna coklat yg dalamnya berisi uang tunai 300.000,-(tiga ratus ribu rupiah),” lanjutnya.

Selain itu satu sepeda motor Beat Street Warna Putih Hitam juga diamankan Polisi.
Atas Perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 112, 114, dan 127 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.