Adanya Lomba Kampung Sehat mampu Mempertahankan Perekonomian Masyarakat Desa Jerowaru

by -0 views

lensainfo.com – Desa Jerowaru merupakan Salah satu Desa yang mengikuti lomba kampung sehat, Desa Jerowaru memiliki luas wilayah ± 1.673ha, luas mangrove ±20,25 ha, lamun ± 25 ha, dan lahan pertanian ±1388,8 ha.
Dusun Jor merupakan salah satu Dusun yang merupakan Bagian dari Desa Jerowaru di Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur yang berbatasan dengan Desa Paremas.

Sebagian dari Masyarakat Desa Jerowaru mengais rezeki dari usaha membuat terasi khas Dusun Jor, Membuat terasi bagi masyarakat Dusun Jor, Desa Jerowaru, Kecamatan Jerowaru adalah hal yang lumrah. Tidak sedikit dari warga dusun itu menggantungkan penghidupannya dari pembuatan penyedap makanan tersebut.

Aktivitas pembuatan terasi dilakukan sejumlah warga di Jor sudah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama. Aktivitas ini bahkan dilakukan turun temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Siapa sangka terasi hasil produksi Dusun Jor ini rupanya belakangan sudah mendapat tempat tersendiri di lidah masyarakat. Rasanya yang dianggap enak membuat tingkat produksi terasi di daerah ini terus meningkat.

Namun semenjak adanya Pandemi Covid – 19, Produktifitas terasi dari Dusun Jor sempat turun drastis, akan tetapi dengan adanya Program Adaptasi kebiasaan baru yang didukung dengan adanya lomba kampung sehat yang telah diluncurkan beberapa pekan lalu, Produktifitas dan Peminat dari terasi Jor kembali melonjak.

Produktifitas dan pemesanan terasi tersebut tidak lepas dari peran Aparatur desa setempat bersinegi dengan Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Desa Jerowaru

Bripka Sahipun selaku Bhabinkamtibmas setempat menerangkan, sejak adanya Lomba Kampung sehat yang mengusung Adaptasi kebiasaan baru membuat para pelaku Industri terasi memiliki produktifitas yang lebih banyak daripada sebelum diterapkannya kebijakan pemerintah terkait penerapan kebiasaan baru. Saya rasa dengan adanya Lomba Kampung Sehat, perekonomian Masyarakat dapat bertahan, terlebih lagi di MAsa Pandemi Covid – 19 ini.pungkasnya.

Bagi masyarakat luar Lombok, tak jarang menyebut terasi Jor adalah terasi Lombok. Label Lombok disematkan untuk terasi Jor lantaran rasanya dianggap lebih enak dibanding terasi dari daerah lain.

Dari penamaan itu, terasi Jor sebenarnya tidak hanya dikenal dan menjadi konsumsi warga lokal di Pulau Lombo saja. Terasi Jor juga dikonsumsi di luar daerah lantaran rasanya dianggap melegenda.

“Terasi di Jor ini ada sejak dulu, sebelum saya lahir,” kata salah seorang pelaku industri terasi, Suarni, Pembuatan terasi di lingkungan keluarga Suarni sama seperti sejumlah warga yang lain. Aktivitas itu dilakukan secara turun temurun.

Sekdes Desa Jerowaru Wildan Jauhari mengatakan, industri terasi di Dusun Jor akan dibuatkan unit khusus dari Badan Usaha MIlik Desa (BUMDes). Pemerintah desa setempat akan bertindak menjadi pengepul untuk memperlancar pemasaran terasi warga.

“Pemdes sudah menganggarkan sekitar Rp 75 juta tahun ini ke Bumdes,” tegasnya.
Lewat anggaran tersebut, katanya, nantinya Bumdes akan membeli olahan industri tersebut dengan harga yang bisa menguntungkan pelaku industri terasi. “Jadi nanti pasaran terasi ini juga melalui website desa. Di website itu nanti akan ada produk olahan asli desa Jerowaru. Jadi siapa pun tamu yang datang ke Jerowaru minimal ia beli terasi,” katanya.

Kapolres Lotim melalui Kasubbag Humas menerangkan, adanya Lomba kampung sehat diharapkan mampu mendongkrak Perekonomian Masyarakat, lebih dari itu Adanya Lomba Kampung Sehat juga Masyarakat diharapkan lebih peduli dengan lingkungan, baik itu dari segi keamanan, kesehatan serta ketahanan panagan, terlebih lagi saat ini kita masih berada di Masa Pandemi.pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.