“Adaptasi Kebiasaan Baru” Forkopimda Lotim Bakal Laksanakan Gowes Bareng Sembari Tinjau Kampung Sehat

by -0 views

lensainfo.com – Keberadaan kampung Sehat mendapat respons positif dari warga Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur, Adanya kampung Sehat menjadikan warga masyarakat  disiplin menjalankan protokol kesehatan. Manfaat lainnya yang dirasakan adalah lingkungan mereka bersih dan terhindar dari penyakit untuk menuju adaptasi kebiasaan baru.

Dalam rangka mensukseskan Lomba Kampung Sehat, Kapolres Lombok Timur AKBP Tunggul Sinatrio, S.I.K.,M.H bersma Forkopimda Kabupaten Lombok Timur melaksanakan gowes bersama sembari meninjau kampung sehat, berkomunikasi dengan masyarakat dan memberi motivasi kepada masyarakat Kecamatan Labuhan Haji dan sepanjang jalan yang akan dilalui saat Gowes Bareng forkopimpa.kegiatan tersebut nantinya bakal dirangkai dengan sosialisasi kampung sehat di tiga masjid, tinjau posko kampung sehat, tinjau rumah isolasi mandiri dan UMKM. Jum’at (24/07/20) Pukul 06.30 Wita.

Di awali dengan senam pagi Kegiatanya gowes ini nantinya akan start mulai dari Kantor Bupati Lombok Timur dan finish di Dermaga Labuhan Haji. Jarak tempuh yang akan dilewat peserta gowes sekitar 14 Km dan estimasi waktu untuk menempuh perjalanan tersebut kurang lebih 40-60 menit.

Kapolres Lombok Timur melalui Kasubbag Humas Iptu Lalu Jaharudin berharap dengan adanya Gowes bersama forkopimda ini, antara TNI- Polri dan Pemerintah daerah memiliki Hubungan Emosional yang Baik serta dapat menunjang tugas menjadi lebih baik lagi dan setiap kebijakan Pemerintah dapat terlaksana, supaya Masyarakat Kabupaten Lombok Timur dapat merasakan keamanan, kenyamanan serta merasa diayomi, terlebih lagi dalam kondisi Pandemi Covid – 19 ini. Pungkasnya.

Lebih lanjut Kasubbag Humas mengatakan “Kegiatan gowes bersama ini adalah momentum untuk kita berkomunikasi dengan masyarakat dan memberikan motivasi sehingga program kapung sehat dapat membuat masyarakat tetap memperhatikan protokol kesehatan dan menjaga kebersihan lingkungannya menuju adaptasi kebiasaan baru”. pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.