Dengan Cepat, Polsek Aikmel Tangani Kasus KDRT Yang Viral Di facebook, Warga Diharap Tenang

by -0 views

lensainfo.com – Kasus Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kemudian viral di media sosial (Facebook) yang terjadi pada hari Kamis tanggal 02 Juli 2020 sekitar pukul 17.00 Wita di Dusun Dasan Lian Daya, Desa Aikmel Utara, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur yang menyita perhatian halayak banyak kini sedang ditangani Polsek Aikmel.

Mengetahui kejadian tersebut Kepolisian Resor Timur melalui Ps. Kanit Reskrim Polsek Aikmel Aiptu I Wayan Gede Sumarsana S.H bersama dengan anggota Polsek lain dan Bhabinkamtibmas Desa Aikmel Utara melakukan pengecekan perihal kebenaran video tersebut.

Personel Polsek Aikmel menemui PJS Kades Aikmel Utara Purnama Hadi,SH dan Kawil Dasan Lian Utara Abu Bilal dan diperoleh keterangan dari keduanya bahwa perihal video viral terkait kekerasan fisik dalam rumah tangga (KDRT) terjadi di Dusun Dasan Lian Daya, Desa Aikmel Utara, Kecamatan Aikmel tersebut benar adanya
Sehingga tim dari Polsek Aikmel bergerak turun bersama perangkat Desa Aikmel Utara untuk melakukan Pengecekan ke tempat kejadian perkara di Dusun Dasan Lian Daya, Desa Aikmel Utara.
Kapolres Lombok Timur AKBP Tunggul Sinartio, S.IK. M.H, melalui Kasubbag Humas menjelaskan dari hasil pengecekan tim Polsek Aikmel pada tempat kejadian perkara ditemukan fakta-fakta bahwa benar telah terjadi dugaan peristiwa Kekerasan fisik dalam rumah tangga yang dilakukan seorang istri kepada suaminya pada hari Kamis tanggal 02 Juli 2020,sekitar jam 17.00 Wita, Korban diketahu berinisial H, umur 66 tahun, berjenis ,laki-laki. Sedangkan Pelaku berinisial R, 43 tahun,perempua (istri korban)

Kasubbag Humas menambahkan, dalam hasil olah TKP pelaku R mengakui telah melakukan kekerasan fisik kepada suaminya pada saat memandikannya di gang depan rumah, dengan cara menendang mempergunakan kaki kanan sebanyak 3 kali kearah kaki kanan, pipi kiri, dan bahu kiri, keterangan pelaku identik dengan video yang sedang viral.

Bahwa pelaku melakukan kekerasan fisik terhadap suaminya karena merasa lelah mengurus suaminya yang mengalami stroke yang dimana korban telah mengalami stroke sejak satu setengah tahun terakhir, sehingga korban tidak bisa beraktifitas seperti biasa yang akibatnya segala kegiatan yang dilakukan selama ini selalu dibantu oleh istri.

Penyakit stroke yang diderita korban menyebabkan korban sulit berkomunikasi dengan baik. Pelaku mengakui semua perbuatannya sehingga pelaku mengaku bersalah dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya di kemudian hari.
Dimana permintaan maaf kepada suaminya tertuang juga dalam surat pernyataan dan video permohonan maaf.

Iptu Lalu Jaharudin selaku Kaubbag Humas Polres Lotim menghimbau kepada seluruh lapisan Masyarakat, khususnya Masyarakat Kabupaten Lombok Timur untuk menyerahkan atau mempercayakan kasus ini sepenuhnya kepada pihak Kepolisian, jangan terpacing atau meakukan peerbuatan yang bersifat kontraproduktif, sehingga akan menambah permasalahan. Pungkanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.