Polres LotimAmankan Aksi Unras Terkait Ritel Modern, Wakapolres Lotim Ingatkan Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

by -0 views

lensainfo.com – Puluhan Personel Polres Lombok Timur mengawal dan mengamankan jalannya aksi yang dilakukan ratusan mahasiswa dan pemuda di Lotim di depan kantor Bupati Lotim dan DPRD Lotim, Kamis (16|7). Terkait dengan masalah penolakan penambahan pemberian ijin ritel modern yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim.

Pengamanan aksi dilakukan sejak mulai start di depan taman Rinjani Selong sampai melakukan aksi di depan kantor Bupati dan DPRD Lotim.Dengan berjalan aman dan lancar.

Nampak Waka Polres Lotim,Kompol Kiki Firmansyah Efendi,Sik dengan didampingi Kabag Ops,Kompol Eko Mulyadi bersama dengan perwira dan anggota Polres Lotim lainnya. Dengan tidak henti-hentinya mengingatkan dan mengimbau kepada para massa aksi untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan menjaga jarak.

Karena saat ini masih merupakan massa pandemi covid-19 yang tentunya harus dijaga dengan baik.Dalam rangka untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona ditengah-tengah masyarakat.

” Kami tetap menghimbau kepada massa aksi untuk tetap mentaati protokol kesehatan covid-19 dengan menggunakan masker,”imbu Waka Polres Lotim.

Selain itu Mantan Kasat Reskrim Polres Lotim ini juga meminta kepada para massa aksi untuk menjalankan aksi dengan damai,tanpa melakukan tindakan anarkis. Karena kami akan selalu mengamankan jalannya aksi sampai selesai.

Begitu juga massa aksi juga berhati-hati dengan adanya penyusup atau provokotor yang masuk ke tengah massa aksi,dengan tujuan untuk membuat jalannya aksi menjadi ricuh atau hal yang tidak diinginkan terjadi.

” Kami akan mengamankan aksi yang rekan-rekan mahasiswa lakukan sampai selesai,” ujarnya.

‎Sementara itu Ratusan mahasiswa dan pemuda Lombok Timur melakukan aksi ke kantor Bupati Lotim dan DPRD Lotim, Kamis (16|7).Dengan menuntut dan menolak penambahan ritel modern di Lotim yang dianggap akan merugikan para pedagang kali lima di wilayah Lotim.

Aksi dari mahasiswa dan pemuda tersebut dengan membawa berbagai spanduk dan fampletdengan berbagai macam tulisan yang tujuan menolak penambahan ritel modern di Lotim.

Bahkan dalam salah satu tulisan famplet yang dibawa massa aksi bertuliskan,” Bupati PHP,”. Selain itu massa aksi membawa keranda mayat sebagai simbul matinya keadilan dibawah kepemimpinan Bupati Lotim,HM.Sukiman Azmy.

” Kami datang untuk menyampaikan aspirasi untuk menolak adanya penambahan ijin ritel modern di 30 titik di Lotim,” teriak koordinator aksi, Rohman Rofiki dalam orasinya di depan Kantor Bupati Lotim.

Kapolres Lotim melalui Kasubbag Humas ucapkan terimakasih banyak atas penyampain Aspirasinya terkait Terkait Ritel Modern sesuai dengabn Mekanisme yang ada sehingga Prosesi Unras tersebut berjalan dengan lancar dan Kondusif. Ucap kasubbag humas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.