Tim Saber Pungli Polres Lotim Tangkap Basah Oknum LSM

by -0 views

lensainfo.com – Dengan cepat Tim Saber pungli Polres Lombok Timur  bersama Polsek Terara melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua orang oknum pengurus LSM Lembaga Komunikasi Pengawas Korupsi (KPK) di salah satu rumah makan di wilayah Terara, sekitar pukul 14.00 Wita Selasa (20|7).

OTT kedua  oknum LSM KPK tersebut dilakukam terkait penerimaan uang dari salah satu pengurus Gapoktan yang menjadi korban kedua LSM KPK tersebut, saat penangkapan di lakukan berhasil di sita barang bukti berupa uang Rp 5 juta.

Kedua.oknum LSM KPK yang ditangkap tersebut yakni Sahudin (52) warga Lingkungan Marde, Kelurahan Praya Loteng dan HM.Tahirudin (46) warga Suralaga,Kecamatan Suralaga Lotim.kedua oknum tersebut langsung di gelandang ke sel tahanan  Polres Lotim guna proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio melalui Kasat Reskrim, AKP Daniel P Simangunsong,Sik saat dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya berhasil meng OTT  dua orang oknum LSM Lembaga KPK  di wilayah Kecamatan Terara. Saat sedang melakukan transaksi antara pelaku dengan korban.

” Kedua pelaku kini sedang menjalani pemeriksaan di Polres Lotim,” tegasnya.

Daniel menjelaskan tim saber pungli Polres Lotim mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai adanya dugaan pungli yang dilakukan dua oknum LSM Lembaka KPK terhadap salah satu Gapoktan di wilayah Terara.

Dimana Gapoktan tersebut pernah menerima bantuan dari Dinas Pertanian NTB dengan nilai Rp 100 juta berapa tahun lalu.

Lalu oknum LSM Lembaga KPK itu mendatangi kelompok Gapoktan tersebut.‎ Dengan menanyakan mengenai bantuan yang telah diterima Gapoktan dan meminta pertanggungjawaban penggunaan uang yang diterima Gapoktan.

” Anggota Gapoktan meminta oknum LSM itu menanyakan ke UPT Pertanian Terara, tapi tidak bisa menjelaskan mengenai bantuan Gapoktan,” kata Kasat Reskrim.

Kemudian tambah, Perwira Pertama Polres Lotim, oknum LSM itu kemudian meminta uang sebesar Rp.15 juta kepada Gapoktan. Dengan tujuan agar tidak dilaporkan ke aparat penegak hukum mengenai masalah bantuan yang diterima Gapoktan tersebut.

Lalu gapokton itu memberikan uang sebesar Rp 12 juta kepada oknum LSM dalam dua tahap,karena merasa takut diancam Oknum kedua LSM KPK tersebut.

Pengurus Gapoktan yang menjadi korbannya, menyerahkan uang pertama kali sebesar Rp 7 juta tetanggal 16 Juli 2020 dan untuk  kedua tanggal 21 Juli 2020 sebesar Rp 5 juta di salah satu warung Makan wilayah Terara.‎

” Pada saat penyerahan uang kedua ini, tim saber pungli Polres Lotim langsung  melakukan OTT terhadap kedua oknum LSM Lembaga KPK tersebut,dan pelakupun tidak dapat mengelak karena ada barang buktinya,” tandasnya.

 

Kapolres Lombok Timur melalui Kasubbag Humas Iptu Lalu Jaharudin menghimbau kepada seluruh lapisan Masyarakat, khususnya Masyarakat Kabupaten Lombok Timur supaya ketika menemukan indikasi adanya pungutan liar ataupun sejenisnya, agar segera dilaporkan kepada pihak Kepolisian untuk segera ditindak lanjuti. Kami menginginkan Lombok Timur ini bebas dari pungli (pungutan liar).tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.