Adanya Program Kampung Sehat Memacu Masyarakat Embung Raja Meningkatkan Ketahanan Pangan

by -0 views

lensainfo.com – Budi daya ikan tawar dengan sistim keramba oleh masyarakat embung raja di tengah pandemi covid-19 untuk meingkatkan ketahanan pangan,Kalimat yang kurang lebih sama seperti itu dikatakan oleh beberapa petani yang ditemui kapolsek terara iptu made ngurah wirawan, bersama ps kasi humas polsek terara bripka i gede agus widiana, sekaligus melaksanakan silaturahmi ke rumah warga An INDRA als AMAQ DAYAT, yang berprofesi sebagai Budidaya Ikan Nila berbentuk Keramba di Dusun Embung raja Desa Embung Raja Kec Terara, Kab Lotim. Dan saat mengunjungi Indra punya banyak cerita untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ini sekelumit kisah soal itu.Kamis (13/08/20).

Dulu, sekira tahun 1980-1990, warga di Dsn Embung raja Desa Embung Raja Kec Terara, Kab Lotim lebih senang bercocok tanam utamanya tanaman Tembakau. Sayangnya, kurang mendukung dan merupakan tanaman musiman. Kemudian mereka beralih menjadi petani ikan. Mereka memanfaatkan perairan Bendungan Embung Raja untuk budidaya ikan menggunakan Keramba Jaring Apung (KJA).
Kini, di Dsn Embung raja Desa Embung Raja Kec Terara, Kab Lotim KJA yang bisa menghasilkan nilai ekonomi yang dapat mendukung perekonomian Masyarakat setempat terlebih dalam menghadapi Wabah Covid-19.

Keramba yang digunakan oleh Masyarakat masih tradisional dengan Bahan-bahan pembuatan keramba, Drum besi 500 sebagai Pelampung 20 biji -Jaring seharga 500 ribu rupian, -Bambu sekitar 150 biji dengan harga 10 rupiah perbiji, dengan jumlah keseluruhan 1500, Jumlah kerambe yang dimilik AMAQ DAYAT berjumlah sebanyak 14 keramba dengan luas masing-masing 3 x 3 mter, Isi kerambe 3000 ekor perkerambe, dan pakan yang digunakan berupa pelet, Panen di perkirakan selama 7 bulan sekali.

Indra menjelaskan Pemasaran hasil panen tersebut tidak saja di Sekitar Desa tersebut melainkan keluar kecamatan Bahkan seperti Kab Sumbawa, Kec Pringgabaya, Kec Janpria Kab Loteng,Kec Keruak,dan di sekitar keramba juga ada pembeli yang datang langsung ke tempatnya, Paparnya.
Kapolres Lotim melalui Kasubaghumas Polres Lotim menjelaskan agar Pihak pemerintah lebih memperhatikan mereka dengan cara memberikan pelatihan budidaya ikan yang baik dengan target , Pembinaan mencakup aspek peningkatan produktivitas dan penerapan praktik yang ramah lingkungan serta berkelanjutan. Dan juga mengadakan pembinaan pemanfaatan produk sampingan ikan budidaya seperti sirip, kepala ikan, dan kulit ikan yang dapat dijadikan makanan ringan untuk mendorong peningkatan perekonomian masyarakat sekitar.” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.