Lombok Timur Lawan “Rentenir ” Ini Caranya

by -0 views

lensainfo.com – Akses keuangan merupakan salah satu kunci mendorong pertumbuhan perekonomian khususnya di daerah, Karena perluasan akses keuangan perlu dilakukan tidak hanya pada tingkat nasional, namun hingga tingkat daerah sesuai dengan Nawacita Presiden RI untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam bingkai Negara kesatuan.

Dengan lebih terbukanya akses keuangan bagi masyarakat di daerah maka diharapkan dapat tercipta pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, partisipatif dan inklusif.
Menindak lanjuti hal demikian itu, Pada hari Kamis tanggal 03 September 2020 Pukul 10.00 Wita, bertempat di Taman Tugu Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur, berlangsung Acara Pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Lombok Timur dan Launching Program Lombok Timur “Berkembang”. (Betantas Rentenir Melalui Kredit Tanpa Bunga).

Kepala OJK (Otoritas Jasa Keuangan) NTB Bpk. Farid Faletehan,Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi, S.H, Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio, S.I.K, M.H., Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos, Sekda Lotim Drs. H. M. Juaini Taofik, M.Ap, Unsur Forkopimda Lotim, Kepala Bank BRI, BNI dan Bank NTB Syariah Cabang PTC Pancor, Kepala PT. Jasindo, Para OPD Kabupaten Lombok Timur, Para Camat Kabupaten Lombok Timur, 50 Orang dan para peternak sapi.
Dalam Sambutannya kapolres Lombok Timur, AKBP Tunggul Sinatrio S.I.K., M.H, mengatakan Sangat mengapresiasi atas terlaksana kegiatan ini yang mana pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur dapat mengakomodir keluhan Masyarakat.
Selaras dengan itu semua kita harus tetap antisipasi penyebaran Covid 19, Program pemerintah yang biasa disebut Kampung Sehat merupakan dukungan teknis masyarakat untuk ekonomi produktif hingga kamtibmas dapat berjalan semestinya.

Mari kita terus bergandengan tangan untuk mencegah penularan Covid 19 dan kita berdoa bersama agar pandemi Covid 19 dimuka bumi secepatnya hilang.
Sementara itu Sekda Lotim menyampaikan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur pada tahun anggaran 2020 ini telah menganggarkan subsidi untuk bunga KUR sebesar Rp. 5 milyar. Subsidi yang disiapkan tersebut dapat mengakomodir 5.555 peternak dengan suku bunga KUR 6 %.
Pada saat ini dihadirkan sebanyak 50 orang perwakilan peternak yang sudah siap mendapat fasilitasi dari 2 Perbankan yang menyalurkan KUR yaitu 25 orang Calon Nasbah PT. Bank BNI dan 25 orang Calon Nasabah PT. Bank BRI.

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur pada tahun anggaran 2020 ini telah menganggarkan subsidi untuk bunga KUR sebesar Rp. 5 milyar. Subsidi yang disiapkan tersebut dapat mengakomodir 5.555 peternak dengan suku bunga KUR 6 %.
Pada saat ini dihadirkan sebanyak 50 orang perwakilan peternak yang sudah siap mendapat fasilitasi dari 2 Perbankan yang menyalurkan KUR yaitu 25 orang Calon Nasbah PT. Bank BNI dan 25 orang Calon Nasabah PT. Bank BRI.

Acara tersebut dirangkaikan dengan Penandatanganan MoU dan perjanjian kerjasama anata Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur dengan Bank BRI dan Bank BNI dan PT. Jasindo dilanjutkan dengan Penandatanganan MoU antara Bank NTB Syariah Cabang PTC Pancor dengan KPRI “Karya Dharma”, Penandatanganan MoU antara TNI-Polri dengan Perbankan dan Asuransi, Penandatanganan MoU antara Bank NTB Syariah Cabang Selong dengan Bapenda Kabupaten Lombok Timur, Penyerahan bantuan secara simbolis (Perwakilan mengambil tempat) diserahkan oleh Wakil Bupati Lombok Timur didampingi Kepala Bank BRI, BNI dan kepala OJK NTB dan Testimoni peternak sapi diwakili oleh Bpk. Sirun Jayadi, menyampaikan yang intinya dengan program ini, para peternak sapi sangat terbantu dalam meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Lombok Timur.
Setelah dilakukan beberapa penandatanganan MoU dilanjutkan dengan Pengukuhan Tim percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Lombok Timur oleh Wakil Bupati Lombok Timur.

Dalam Sambutannya Wakil Bupati Lotim menyampaikan; Hari ini kita bersama menjadi saksi atas Pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Lombok Timur sekaligus launching program unggulan TPAKD yaitu Lombok Timur “Berkembang” (Berantas Rentenir Melalui Kredit Tanpa Bunga).
Tugas dan kewenangan TPAKD bersifat aktif dengan terus berinovasi, mencari terobosan guna membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat, termasuk menggali potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan melalui produk dan layanan jasa keuangan, seperti fasilitas tabungan, kredit, asuransi dan lainnya.
Tanamkan kerja keras dan kedisiplinan dalam membayar angsuran. Bukan untuk Pemerintah, ini akan menjadi catatan pihak Bank. Ingat, kepercayaan adalah salah satu modal penting yang harus dijaga untuk mengakses layanan jasa keuangan.
Seluruh Rangkaian acara tersebut dikawal ketat oleh oleh Personil polsek Personel Polres Lotim dan Personel Polsek Selong sehingga Seluruh Rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan harapan bersama.

Kasubbag Humas Polres Lombok Timur Berharap, dengan terbentuknya TPAKD Kabupaten Lombok Timur, Masyarakat lebih mudah mendapatkan modal untuk membuat usaha atau apappun bentuknya tanpa adanya Bunga yang berlipat ganda, sehingga Masyarakat dapat merasakan kesejahteraan khususnya yang ada diWilayah Kabupaten Lombok Timur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.