“PPKM Imbangan” Di Lotim Akan Memberlakukan Penutupan Destinasi Wisata Dan Sejumlah Jalur Masuk Ke Kabupaten Lombok Timur

by -0 views

lensainfo.com – Sesuai dengan Inmendagri Nomor 15 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corone Virus Deases 2019 di Wilayah Jawa dan Bali serta Inmendagri no.20 tahun 2021 tentang Perubahan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro Dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 Di Tingkat Desa Dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 dan surat edaran Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat juga nomor:180/07/Kum/Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di Provinsi NTB.

Kabupaten Lombok Timur yang saat ini menyangga status PPKM Darurat Imbangan akan mulai mengatur strategi dalam menyiapkan komponen Satgas Covid – 19 guna menjegah terjadinya lonjakan kasus Covid – 19 di Kabupaten Lombok Timur.

Setelah melakukan rapat bersama para PJU Polres Lotim, Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio, S.I.K,M.H telah menyusun beberapa langkah upaya penyekatan yang akan dilaksanakan oleh personil gabungan TNI-Polri , Pemda serta instansi terkait selama penerapan PPKM darurat imbangan Di Kabupaten Lombok Timur.

Tidak hanya kegiatan penyekatan di pintu masuk wilayah Lombok Timur saja, akan tetapi juga sasaran kali ini adalah Destinasi wisata yang ada di Kabupaten Lombok Timur.

Melalui Kapolsek jajaran dan instansi terkait, nantinya akan dilakukan kordinasi dengan pengelola tempat wisata di masing-masing kecamatan terkait dengan PPKM darurat imbangan ini.

Demikian juga dengan Pendakian menuju Taman Nasional Gunung Rinjani untuk sementara akan ditutup, bagi tamu luar daerah yang ingin menginap di penginapan Sembalun hendaknya memiliki surat keterangan sudah melakukan swab antigen dan dinyatakan non reaktif.

Objek wisata labuhan haji setiap hari sabtu dan minggu akan di tutup total, sedangkan untuk semua objek wisata lainnya akan di tutup pada pukul 12.00 wita dengan syarat kapasitas pengunjung hanya 25 % dari biasanya, apabila sebelum pukul 12.00 wita jumlah pengunjung sudah mencapai 25%  secara otomatis akan dilakukan penutupan.

“silahkan nanti kordinasikan dengan pengelola tempat wisata yang ada di masing-masing kecamatan agar selama PPKM darurat imbangan ini mengikuti peraturan sesuai dengan Inmendagri no.20 tahun 2021” tutur Kapolres.

“Sebelumnya penutupan objek wisata ini juga pernah kita terapkan beberapa waktu lalu, saya rasa para pengelola objek wisata saat ini juga pasti sudah mengerti,  itu dapat kita jadikan bahan evaluasi untuk pelaksanaan saat PPKM darurat imbangan ini” pungkas Kapolres Lotim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.