Jaringan Narkoba Antar Provinsi Berhasil Dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Lotim

by -3 views

lensainfo.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Timur berhasil mengungkap jaringan narkoba jenis sabu-sabu antar provinsi yang diduga dari luar negeri. Namun uniknya, baru kali ini Polres Lotim menangkap dan menyita barang bukti dengan jumlah besar berupa kristal bening dengan berat netto 201,79 gram atau 2 ons lebih.

Kapolres Lombok Timur AKBP. Herman Suriyono, SIK, MH, dalam keterangan pers Senin (30/8) mengungkapkan, modus operandi pelaku berinisial RF bin Suef ini cukup cerdik.

Pria berusia 32 tahun asal Kampung Karya Barat RT/RW 004/000, Desa Aikmel, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur itu menyembunyikan barang haram itu didalam perutnya. Caranya, dengan memasukkannya melalui dubur dalam 3 paket sebesar telur.

“Pelaku RF ini merupakan kurir narkoba jaringan antar provinsi. Dan sudah 2 kali melakukan penyelundupan narkoba melalui bandara. Kami sedang melakukan pengembangan jaringan pelaku,” jelas Kapolres Lotim AKBP Herman Suriyono didampingi Kasat Narkoba Polres Lotim Iptu. I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH, MH, dalam keterangan persnya.

Penangkapan terhadap pelaku kata dia, dilakukan pada Pos Perbatasan Jenggik, Desa jenggik, Kecamatan terara, Kabupaten Lombok Timur dan RSUD dr. Raden Soedjono Selong, pada jari Rabu lalu (25/8) sekitar pukul 18.30 wita.

Narkoba jenis aabu-sabu tersebut dibawa pelaku dari Pulau Bintan, Kepulauan Riau.

Penangkapan berawal dari Infomasi masyarakat. Saat dilakukan penggeledahan badan dan pakaian tidak ditemukan barang bukti sabu. Namun berdasarkan hasil interogasi terduga pelaku mengaku menyimpan narkotika jenis sabu itu didalam perutnya.

Dari pengakuannya, tim opsnal membawa pelaku ke RSUD dr. Raden Soedjono Selong untuk dilakukan CT Scan/Rontgen. Hasil CT Scan dalam perut terduga pelaku terdapat benda asing berbentuk oval.

“Tim memberikan pelaku obat Dulcolax agar benda asing yang ada didalam perut pelaku. Jadi, barang narkotika golongan satu itu berhasil dikeluarkam berupa 2 buah benda ukuran besar berwarna putih berbentuk oval dibungkus plastik bening dan 1 (satu) buah benda ukuran kecil berwarna putih berbentuk oval dibungkus plastik bening,” terang Herman Suriyono.

Berdasar pengakuan pelaku, benda yang keluar dari duburnya itu merupakan Narkotika jenis sabu. Selanjutnya terduga pelaku dan barang bukti di bawa ke Polres Lombok Timur guna proses hukum lebih lanjut.

Untuk memperkuat penyelidikan, Tim Satresnarkoba Polres Lotim meminta dua orang saksi masing-masing seorang perawat dan anggota kepolisian menyaksikan barang bukti sabu-sabu yang dikeluarkan pelaku dari dalam duburnya.

Dari hasil penangkapan itu, Tim Satresnarkoba Lotim menyita sebayak 2 bungkus plastik besar berisi kristal bening diduga Narkotika Golongan I jenis Sabu dengan berat masing-masing 97,65 gram dan 100,92 gram, 1 bungkus plastik kecil berisi kristal bening diduga Narkotika golongan I jenis Sabu dengan berat 3,22 gram. Total jumlah sabu-sabu yang berhasil diamankan seberat 201,79 gram.

Selain itu, penyidik juga menyita 1 lembar boardingpass Citilink, 1 unit HP merk Nokia, 1 unit HP android merk Xiaomi, 1 buah tas warna hitam, 1 buah dompet warna coklat berisi uang tunai sebesar Rp.1.8 juta.

Untuk pelaku kata Kapolres Lotim, dikenakan pasal 114 Ayat (2) sub Pasal 112 Ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan Ancaman hukumannya minimal 6 tahun maksimal 20 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.