Kepala Desa Giri sasak Ajak Warga Untuk Mematuhi Keputusan Bersama Pemerintah Daerah, Tentang Pembatasan Kegiatan Sosial

by -1 views

Lensainfo.com – Dalam mencegah penyebaran Covid – 19 di Desa Giri sasak, Satgas Covid-19 Desa Giri Sasak membahas tentang sosialisasi keputusan bersama sebagai upaya pencegahan Covid-19 khususnya di Desa Giri Sasak Kuripan, Rabu (29/4).

Kasubsektor Kuripan Iptu Agus Supriadi mengatakan bahwa, keputusan bersama dimaksud adalah antara Bupati Lobar, ketua DPRD, Dandim 1606, Kapolres Lobar, Ketua MUI, dan Kepala Kantor Kementrian Agama Kab.lobar, tentang pembatasan kegiatan sosial dikab. Lobar.

“Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Desa Girisasak, para Kepala Dusun,  Ketua BPD dan anggota,  Seluruh BKD,  Satgas covid-19 Desa Giri Sasak,  para Tokoh agama, dan Personel Polsubsektor Kuripan,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut diawali dengan dibacakannya hasil keputusan bersama tersebut oleh Kepala Desa.

“Ini dimaksudkan agar dapat diketahui dan dipahami oleh peserta rapat dan dapat diinformasikan ke masyarakat lainnya yang berada didesa giri Sasak,” Ungkap Kades Giri sasak.

Mengingat setiap hari bertambahnya yang terdampak positif Corona di negara kita, di provinsi kita, khususnya di lombok barat ini.

“Sebagai kepala desa tidak ada bosannya menghimbau kepada warga untuk selalu hidup sehat, pake masker cuci tangan dan yang tidak kalah penting lagi untuk sementara tidak melaksanakan aktivitas sementara di masjid seperti jumatan dan teraweh,” himbauanya.

Apabila masih ada yang PAGAH, aparat pemerintahan melalui polres lobar sudah menyiapkan sekitar 20 penyidik untuk melakukan tindakan hukum yang berlaku.

Menurutnya, surat keputusan bersama tersebut akan diperbanyak dan akan dibagikan kepada Kadus dan para Kadus mengedarkan surat keputusan tersebut agar seluruh masyarakat di giri Sasak tahu hasil dari keputusan bersama tersebut.

Selanjutnya dijelaskan juga bahwa akan mendapatkan banyak macam bantuan dari pemerintah, dan pesan kepada para Kadus untuk benar benar mendata warganya dan laporkan apabila terdapat penggandaan data, yang mana satu orang warga akan mendapatkan satu jenis bantuan.

Peserta rapat mendukung hasil keputusan bersama tersebut, dan akan mengaplikasikannya di Dusun masing-masing.

“Semoga pemerintah Lombok Barat  melalui Kapolres Lobar menindak tegas bagi warga yang masih PAGAH atas isi dari keputusan bersama yang telah dibuat tersebut,” harapnya.

Terutama bagi warga yang masih melaksanakan kegiatan/ aktivitas dimasjid, seperti sholat Jumat dan teraweh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.