Talk Show Virtual Wawasan Kebangsaan Dengan Tema “Bahaya Radikalisme, Mencegah Intoleran, Mencegah Hoax Dan Penyalah Gunaan Narkotika Diselenggarakan Polres Lotim

by -0 views

lensainfo.com – Malam hari ini Talk show virtual wawasan kebangsaan dengan tema “bahaya radikalisme, mencegah intoleran, mencegah hoax dan penyalah gunaan narkotika yang dapat mengancam keutuhan NKRI dilaksanakan Kepolisian Resor Lombok Timur.Rabu ( 15/09/21).pukul 20.00 wita.

Selain KApolres Lombok Timur AKBP Herman Suriyono, S.I.K, M.H turut hadir Bupati kab. Lotim Drs. H.M. Sukiman Azmi, MM, Kapolres Lotim – Dandim 1615 Lotim Letkol Inf. Amin M. Said, SH,Wakapolres Lotim Kompol Agung Asmara, PJU Polres Lotim, Kemenag Kab. Lotim H. Miftahussurur, Laskar Majlis Mujahidin (MM) NTB Ustadz Taufan Iswandi, M.Si, Ustadz Abdullah Husni, LC perwakilan dari Assunnah, Ustadz Abdul Malik Habe, M.Pd perwakilan dari Muhammadiyah, TGH. Sholah sukarnwadi, LC perwakilan dari NWDI, TGH. Ahmad Lalu Ahmad Sarkawi Perwakilan dari NW, Aiptu Lalu Kusmayadi Artha Dari Satuan Binma Polres Lombok Timur.

Selain para Tamu undangan kegiatan tersebut juga diikuti oleh Partisipan masyarakat melalui zoom meeting.

Dalam sambutannya Bupati Lotim menyampaikan; Ucapan terimakasih kepada Kapolres Lotim yang telah melanjutkan kegiatan yang sangat baik ini

Di Lotim tidak ada radikalisme, tidak ada intoleran dan kelompok garis keras meskipun terdiri dari berbagai suku dan agama,  Mari bersama cegah penyalah gunaan narkoba, penyebaran hoax dan rentenir, Semoga acara ini bermanfaat bagi seluruh masyarakat Lotim

Sementara itu Kapolres Lotim menyampaikan; Ucapan terimakasih kepada seluruh peserta yang hadir, Silaturrahmi melalui talk show ini diharapkan akan mampu mencegah dan tindakan radikalisme, intoleransi dan hoax yang sangat berbahaya.

Lotim saat ini masih dalam pandemi covid 19, dan kami Polri bersama TNI dan Pemda Kabupaten Lombok Timurn yang didukung penuh oleh para tokoh agama melakukan percepatan vaksinasi

Mari kita sama – sama mensukseskan program vaksinasi ini untukk mencapai Herd Immunity karena NTB mempunyai potensi dan kegiatan – kegiatan yang berskala Internasional.

Aiptu Lalu Aiptu Lalu Kusmayadi Artha dalam Tausiah kebangsaan mnyampaikan bahwa tugas polri saat ini semakin komplit, penuh dengan rintangan dan tantangan, tugas TNI Polri tidak bisa berjalan sendirian dengan baik tanpa didukung oleh para tokoh agama dan seluruh lapisan masyarakat.

Radikalisme merupakan suatu paham yang ingin perubahan secara total dan spontan terkait dengan paham dan ideologi pancasila.

Alhamdulillah di kab. Lotim, ulama dan umara bergandengan bersama mencegah kebathilan, intoleran, dan keburukan lainya.tegas Kusmayadi.

Lebih lanjut Polisi yang berpangkat Aiptu tersebut menjelaskan; Kerukunan beragama dan kerukunan antar umat beragama harus terus dikembangkan demi keutuhan NKRI.

Jika kita Fahami secara seksama Sesungguhnya segala ketentuan dan nilai yang terkandung dalam Pancasila telah termuat dalam Al-Qur’an.

Menutup tausiqahnya Lalu Kusmayadi Arta  menjelaskan bahwa Intoleran adalah tidak memiliki empati dan merasa kelompoknya yang paling benar, sedangkan kelompok lain yang berseberangan adalah thogut dan kafir yang harus dimusuhi.

Mari  kita waspada bahaya berita hoax yang dapat merusak keutuhan NKRI, Mari bersama-sama mencegah penyalah gunaan narkoba, kepada masyarakat tidak usah takut untuk melaporkan karena kami akan menindak lanjuti dan merahasiakan warga yang melapor. Tegasnya.

Kapolres Lotim melalui Kasi Humas Iptu Lali Jaharudin mengatakn apa yang telah dilakukan Kepolisian Resor Lombok Timur dibawah kepemimpinan AKBP Herman Suriyono, S.I.K, MH, dapat dirasakan oleh Masyarakat sehingga Bumi Patuh Karya ini tetap Kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.